Definisi
Perbedaan motivasi intrinsik dan ekstrinsik lalu kapan saat yang pas untuk memakainya? Motivasi ialah kondisi pada diri seorang yang gerakkan dan mendorongnya untuk bertindak atau memutuskan tertentu untuk capai arah atau kepuasan tertentu. Motivasi datang dari factor intern atau external yang memengaruhi perilaku seorang, seperti keperluan, ketertarikan, nilai, keinginan, atau dampak lingkungan. Motivasi yang kuat bisa menolong seorang untuk capai arah lebih efisien, nikmati tugas, dan menangani rintangan atau kendala yang ada. Beberapa teori motivasi yang terkenal terhitung teori hierarki keperluan Maslow, teori keinginan Vroom, teori keperluan McClelland, dan teori self-determination Deci dan Ryan.

Perbedaan motivasi intrinsik dan ekstrinsik lalu kapan saat yang pas untuk memakainya? Jadi apakah bedanya motivasi intrinsik dan ekstrinsik lalu kapan saat yang pas untuk memakainya?
Motivasi ekstrinsik
Motivasi ekstrinsik ialah motivasi yang dari beberapa faktor luar diri seorang, seperti hadiah, penghargaan, hukuman, atau penekanan sosial. Contoh motivasi ekstrinsik ialah berusaha keras untuk memperoleh upah yang semakin tinggi, belajar untuk memperoleh nilai yang bagus, atau olahraga karena ingin tampil menarik di muka seseorang.
Motivasi intrinsik
Motivasi intrinsik, di lain sisi, ialah motivasi yang dari beberapa faktor pada diri seorang, seperti ketertarikan, kemauan, atau spirit. Contoh motivasi intrinsik ialah berusaha keras untuk menuntaskan project yang memikat, belajar karena ingin meluaskan pengetahuan dan ketrampilan, atau olahraga karena menyenangi olahraga tersebut.
Ketidaksamaan di antara motivasi ekstrinsik dan intrinsik berada pada sumber motivasinya. Motivasi ekstrinsik didorong dengan beberapa faktor external yang memengaruhi perilaku seorang, dan motivasi intrinsik didorong dengan beberapa faktor intern yang dari pada diri seorang. Walau mempunyai ketidaksamaan, motivasi ekstrinsik dan intrinsik bisa sama-sama lengkapi dan menolong capai arah dan kepuasan dalam kehidupan. Di kehidupan setiap hari, perlu cari kesetimbangan di antara motivasi ekstrinsik dan intrinsik untuk capai keberhasilan dan kebahagiaan yang terus-menerus.
Keutamaan motivasi ekstrinsik

Diambil dari Pertimbangan yang sangatlah baik, motivasi ekstrinsik ialah motivasi yang muncul karena ingin mendapatkan imbalan atau menghindar hukuman.
Motivasi ekstrinsik ialah tipe motivasi yang menggerakkan seorang untuk lakukan sesuatu perlakuan atau capai arah tertentu karena ada dorongan di luar dianya, seperti hadiah, penghargaan, atau penekanan sosial. Kelebihan motivasi ekstrinsik bergantung pada kerangka dan keadaan tertentu. Berikut contoh-
contoh kelebihan motivasi ekstrinsik:
- Menggerakkan orang untuk coba hal baru: Pada beberapa keadaan, orang kemungkinan membutuhkan dorongan ekstrinsik untuk coba hal baru atau lakukan pekerjaan yang susah. Misalkan, hadiah atau penghargaan yang memikat bisa menggerakkan seorang untuk coba olahraga baru atau bahkan juga coba tugas yang melawan.
- Menambah kepuasan dalam tugas: Hadiah atau pernyataan atas tugas yang bagus bisa tingkatkan kepuasan kerja seorang. Ini bisa menggerakkan pegawai untuk bekerja lebih keras dan capai arah yang diputuskan, yang pada gilirannya bisa tingkatkan keproduktifan dan performa perusahaan.
- Berikan motivasi orang untuk capai arah periode pendek: Sering, hadiah atau penghargaan bisa memberi motivasi extra untuk capai arah periode pendek. Ini bisa benar-benar bermanfaat dalam menangani rintangan yang susah atau menuntaskan beberapa tugas yang menjemukan.
- Tingkatkan rasa optimis: Kesuksesan di dalam meraih arah atau memenangi hadiah bisa tingkatkan rasa optimis seorang. Ini bisa menggerakkan seorang untuk selalu usaha dan tingkatkan kekuatan dan ketrampilan mereka.
Tetapi, juga penting untuk dikenang jika motivasi ekstrinsik tidak selamanya efisien dalam periode panjang. Seiring berjalannya waktu, kemauan untuk terima hadiah atau penghargaan kemungkinan lenyap, dan seorang kemungkinan kehilangan ketertarikan atau semangat untuk capai arah mereka. Maka dari itu, penting untuk cari motivasi intrinsik yang didasari pada kemauan batin seorang untuk bertindak atau capai arah tertentu, tanpa dampak dorongan di luar.
- Misalkan, Anda bekerja lembur untuk menuntaskan sesuatu project karena bila Anda usai awalnya tenggat waktu anggota team akan terima bonus dari bos.
- Saat seorang lakukan suatu hal berdasar motivasi ekstrinsik dia tidak begitu menyenanginya dan cuma ingin dikasih penghargaan.
Keutamaan motivasi intrinsik

motivasi intrinsik ialah motivasi yang memberikan kepuasan diri kita. motivasi intrinsik membuat rutinitas berdasar kemauan dari diri kita dan bukan karena hanya kebutuhan imbalan atau factor external.
Motivasi intrinsik ialah tipe motivasi yang menggerakkan seorang untuk lakukan sesuatu perlakuan atau capai arah tertentu karena mereka rasakan kepuasan dan kemauan yang dari dalam diri sendiri. Berikut contoh-contoh kelebihan motivasi intrinsik:
- Tingkatkan kepuasan dalam tugas: Saat seorang lakukan suatu hal yang mereka gemari atau berasa spirit, mereka rasakan kepuasan yang dalam dari kerjanya. Dalam periode panjang, motivasi intrinsik bisa berikan motivasi seorang untuk selalu meningkatkan ketrampilan dan kekuatan mereka, dan tingkatkan kualitas tugas mereka.
- Menggerakkan penelusuran arah periode panjang: Motivasi intrinsik menggerakkan seorang untuk memburu arah periode panjang, seperti pelajari ketrampilan baru, cari perolehan prestasi, atau memberi kontributor ke warga. Keperluan batin untuk capai arah ini berikan motivasi seorang untuk selalu belajar dan berkembang.
- Membuat rasa optimis: Berasa kepuasan saat lakukan suatu hal bisa tingkatkan rasa optimis seorang. Ini akan menggerakkan mereka untuk selalu coba beberapa hal baru dan menangani halangan yang susah.
- Kurangi stress: Lakukan aktivitas yang dicintai dan datang dari dalam diri kita bisa menolong kurangi tingkat depresi seorang. Karena motivasi intrinsik mengambil sumber dari pada diri, mereka berasa lebih senang dan tidak terbeban dengan tuntutan atau penekanan di luar.
Keseluruhannya, motivasi intrinsik mempunyai kelebihan karena bisa memberi rasa kepuasan, berikan motivasi perolehan arah periode panjang, menolong membuat rasa optimis, dan kurangi tingkat depresi. Tetapi, kadang orang membutuhkan dorongan ekstrinsik untuk mengawali perlakuan atau capai arah tertentu, hingga perlu cari kesetimbangan di antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik di kehidupan setiap hari.
Misalkan, Anda berasa suka ikuti training dari sesuatu perusahaan, bukan karena hanya ada sertifikat dan bonus, tapi juga karena Anda memang ingin mengoreksi diri.Motivasi yang dari factor intern ini umumnya akan tahan lama membuat rutinitas yang bagus semakin lama.
Factor pembanding Motivasi ekstrinsik dan intrinsik
Perbedaan motivasi intrinsik dan ekstrinsik lalu kapan saat yang pas untuk memakainya? Dari pengertian di atas bisa dijumpai jika luar Dan motivasi intrinsik mereka mempunyai ketidaksamaan yang cukup fundamental.
Motivasi ekstrinsik dan intrinsik mempunyai faktor-faktor pembeda yang bisa membandingkannya, diantaranya:
- Sumber motivasi: Motivasi ekstrinsik datang dari beberapa faktor luar seperti hadiah, penghargaan, atau penekanan sosial, dan motivasi intrinsik datang dari beberapa faktor intern seperti kemauan, ketertarikan, atau spirit.
- Tujuan waktu: Motivasi ekstrinsik condong memiliki sifat periode pendek dan bisa lenyap sesudah hadiah atau penghargaan diterima, dan motivasi intrinsik condong memiliki sifat periode panjang dan bisa berikan motivasi seorang untuk selalu belajar dan berkembang.
- Tipe kepuasan: Motivasi ekstrinsik memberi kepuasan external seperti hadiah atau penghargaan, dan motivasi intrinsik memberi kepuasan intern dari berasa senang dengan tugas atau perolehan.
- Dampak: Motivasi ekstrinsik bisa berikan motivasi orang untuk bertindak atau capai arah tertentu, tapi dampak external ini bisa lenyap sesudah hadiah atau penghargaan diterima. Kebalikannya, motivasi intrinsik didorong dengan kemauan pada diri seorang dan tidak bergantung pada dampak external.
- Tersedianya: Motivasi ekstrinsik bisa diberi atau ditata oleh seseorang, dan motivasi intrinsik lebih tergantung pada kemauan dan ketertarikan individu.
- Tipe tugas: Motivasi ekstrinsik lebih pas untuk tugas yang karakternya teratur atau mungkin kurang menarik, dan motivasi intrinsik lebih pas untuk tugas yang memerlukan kreasi atau penuhi kemauan individu.
Keseluruhannya, motivasi ekstrinsik dan intrinsik mempunyai ketidaksamaan dalam sumber, tujuan waktu, tipe kepuasan, dampak, tersedianya, dan tipe tugas yang pas. Tetapi, ke-2 nya bisa sama-sama lengkapi dan menolong capai arah dan kepuasan dalam kehidupan.
Ringkasannya
Motivasi ekstrinsik dan intrinsik mempunyai ketidaksamaan dalam sumber, tujuan waktu, tipe kepuasan, dampak, tersedianya, dan tipe tugas yang pas. Motivasi ekstrinsik datang dari beberapa faktor luar seperti hadiah atau penghargaan, sementara motivasi intrinsik datang dari beberapa faktor intern seperti kemauan, ketertarikan, atau spirit.
Motivasi ekstrinsik condong memiliki sifat periode pendek, dan motivasi intrinsik condong memiliki sifat periode panjang. Motivasi ekstrinsik memberi kepuasan external, dan motivasi intrinsik memberi kepuasan intern. Motivasi ekstrinsik bisa berikan motivasi orang untuk bertindak atau capai arah tertentu, dan motivasi intrinsik didorong dengan kemauan pada diri seorang. Walau mempunyai ketidaksamaan, ke-2 nya bisa sama-sama lengkapi dan menolong capai arah dan kepuasan dalam kehidupan. Di kehidupan setiap hari, perlu cari kesetimbangan di antara motivasi ekstrinsik dan intrinsik untuk capai keberhasilan dan kebahagiaan yang terus-menerus.